Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label Posisi Bercinta. Show all posts
Showing posts with label Posisi Bercinta. Show all posts

6 Trik agar Posisi Bercinta Woman On Top Jadi Lebih 'Panas'

Written By Klinik Sehati on Friday, 6 February 2015 | 08:07

posisi woman on top
Variasi posisi woman on top
Woman on top menjadi salah satu posisi seks favorit wanita. Saat bercinta dengan posisi berada di atas pria, wanita lebih mudah mencapai orgasme karena bisa mengontrol ritme seks. Posisi woman on top ini lebih memungkinkan banyak variasi untuk dilakukan. Variasi-variasi ini bisa membuat klimaks menjadi lebih intens.

Berikut ini trik mudah untuk membuat posisi bercinta woman on top jadi lebih 'panas', seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Payudara

Jika memang Anda belum tahu, payudara dan putring merupakan dua titik rangsang paling efektif. Dengan menggoda bagian tersebut seperti memberikan pijatan atau tekanan lembut saat posisi woman on top dilakukan, bisa lebih memberikan sensasi ketika orgasme akhirnya berhasil dicapai, demikian saran dari pakar seks sekaligus penulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, Ph.D.

2. Squat

Pakar seks lainnya Ava Cadell, Ph.D. yang merupakan penulis NeuroLoveology: The Power to Mindful Love & Sex, menyarankan Anda memberikan sedikit variasi saat bercinta dengan posisi woman on top. Variasi itu adalah dengan melakukan gerakan mirip squat. Gerakan ini membuat wanita lebih memiliki kekuatan untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

3. Kaki

Variasi lainnya dari posisi Woman On Top, seperti disarankan Cadell adalah dengan membuat kaki lebih rapat, sehingga mengencangkan otot pelvic. Trik ini juga menghadirkan sensasi berbeda ketika Mr. Happy bersentuhan dengan klitoris. Ketika klitoris distimulasi, wanita pun akan semakin mudah mencapai orgasmenya.

4. Ritme

Jessica O'Reilly, Ph.D., penulis dari The New Sex Bible mengatakan ses bukanlah sebuah perlombaan sehingga harus dilakukan dengan terburu-buru, kecuali untuk quickie. Jadi nikmatilah momen tersebut dengan mencoba ritme baru saat bercinta. Misalnya dengan mengganti-ganti ritme dari cepat ke pelan atau mencoba sensasi lainnya dengan berganti-ganti ritme melakukan penetrasi hingga ke dalam atau hanya di permukaan. Variasi lainnya dengan menggerakkan pinggul secara melingkar bukan ke atas dan bawah.

5. Kinky

Melihat wanita menguasai sesi bercinta bisa terasa seksi untuk para pria. Jadi manfaatkanlah hal itu dengan benar-benar mengontrolnya saat melakukan posisi seks woman on top. Agar kesan berkuasa semakin terlihat, variasi bisa ditambahkan seperti melakukan gerakan yang sedikit kasar atau kinky seperti memegang rambutnya dan menutup matanya.

6. Tatapan Mata

Ian Kerner mengatakan salah satu cara untuk membuat seks jadi luar biasa adalah dengan menciptakan kedekatan emosional di antara Anda dan pasangan. Untuk menciptakan kedekatan emosional ini adalah dengan tatapa mata. "Tatap matanya dan kunci di sana," saran Ian. Kontak mata saat bercinta bisa menciptakan ikatan emosional yang lebih erat antara pasangan suami-istri. Lewat tatapan mata, Anda bisa mengekspresikan rasa cinta, ketertarikan, kenikmatan dan kepuasan seks terhadap pasangan lebih mendalam. (hs/wlp)

solusipria.com

5 Posisi Seks Baru Agar Bercinta Tak Jadi Membosankan

Written By Klinik Sehati on Thursday, 22 January 2015 | 08:59

posisi bercinta baru
Variasi posisi bercinta
Kenikmatan pasangan menjadi salah satu indikator penting dalam bercinta. Akan tetapi Anda harus hati-hati, bercinta dengan gaya yang itu-itu saja dapat membuat pasangan cepat bosan dan membuat sulit mendapatkan kenikmatan.

Bahkan rasa bosan atau jenuh dapat menjadi alasan pasangan menjadi dingin kepada Anda. Salah-salah, bisa jadi pasangan malah menolak untuk bercinta.

Untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya Anda mencoba gaya-gaya baru. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa gaya yang dapat Anda coba. Mulai dari gaya bercinta di tangga hingga gaya bercinta mesin cuci.

1. Stairway to Heaven
 
Posisi ini merupakan salah satu variasi dari posisi duduk. Pada posisi ini wanita duduk di atas pangkuan pria, di mana sang pria duduk di salah satu anak tangga. Tangga menawarkan tempat duduk yang baik, dan pegangan tangga dapat mendukung Anda untuk gerakan mengangkat.

Kelebihan posisi ini adalah wanita mempunyai pegangan yang baik, sehingga memudahkan dirinya untuk naik turun mengikuti irama. Akan tetapi Anda harus berhati-hati. Duduk di anak tangga yang terlalu tinggi bisa menyebabkan jatuh dan cedera.

2. Spin Cycle
Posisi ini merupakan salah satu variasi dari posisi duduk atau hot seat, dengan Anda duduk pada pangkuan pasangan Anda. Tetapi pada posisi ini Anda duduk di atas mesin cuci, yang telah diatur pada siklus agitator tertinggi.

Posisi ini akan memberikan sensasi getaran ekstra ketika bercinta. Namun sama seperti posisi tangga, jika tak hati-hati, Anda bisa terjatuh jika getaran terlalu kencang.

3. Waterfall Position
Dalam posisi waterfall ini umumnya pria berada di tepi tempat tidur dan berbaring dengan kepala dan bahu di lantai. Sedangkan wanita berada di atas tempat tidur tepat di atas pinggul pria dengan posisi mengangkang. Posisi ini akan membuat pihak pria merasakan sensasi klimaks.

Jika ingin melakukan variasi, Anda bisa menukar posisi. Pria duduk di kursi, lalu wanita duduk di atasnya dan posisi bahu di lutut pria. Posisi ini akan menguntungkan wanita ataupun pria karena bisa mengatur seberapa dalam penetrasi yang diinginkan. Tangan wanita bisa menumpu pada paha suami, dan keduanya bisa merasakan sensasi klimaks.

4. Face to Face Position
Dalam posisi duduk yang dikenal dengan 'The face-to-face position', pria duduk di kursi atau di tepi tempat tidur atau di atas tempat tidur. Wanita duduk di atasnya dengan paha menyilang paha pria. Keduanya saling berhadapan.

Wanita bebas menggerakkan tubuhnya sehingga dapat menerima rangsangan yang efektif dari gesekan penis terhadap klitoris atau G-spot. Rangsangan seksual pada zona erotik tubuh wanita dapat dilakukan oleh pria dengan bebas

5. Cross Buttock Position
Posisi ini dinamakan 'cross buttock' karena saat berhubungan seksual tubuh wanita dan pria terlihat saling menyilang. Penetrasi dilakukan dengan posisi missionary (posisi pria di atas), namun posisi pria berbaring menyilangi pelvis (tulang panggul) pasangan, sedikit miring, sambil tetap menahan berat badan pada siku kaki.

Kelebihannya, wanita akan menikmati posisi ini karena penis dapat menstimulasi sisi dinding vagina, kondisi yang secara normal tidak dirasakan wanita. Akan tetapi, keintiman dan kemesraan terasa kurang karena tidak ada kontak mata. (ez/ks)

solusipria.com

5 Tips Variasikan Posisi Bercinta Misionaris

Written By Klinik Sehati on Thursday, 27 November 2014 | 05:54

posisi misionaris
Variasi posisi misionaris
Posisi misionaris selalu menjadi posisi favorit pasangan, terutama pria, saat bercinta. Posisi ini akan semakin menarik untuk dilakukan dan tidak terasa membosankan ketika divariasikan dengan cara-cara tertentu.

"Kebanyakan orang tidak sadar kalau posisi misionaris sebenarnya bisa memiliki banyak variasi, bisa menimbulkan sensasi yang lebih dan mengejutkannya cukup mudah untuk orgasme," kata Lori Buckley, Psy.D., terapis seks asal California seperti dikutip Womens Day.

Posisi misionaris ini meski tidak memudahkan wanita untuk mendapatkan orgasmenya, ketimbang women on top, tetap menjadi favorit mereka. Riset yang diungkapkan di Journal of Sexual Medicine belum lama ini menyebutkan ada 33% wanita yang mengakui memfavoritkan misionaris.

Ingin membuat posisi misionaris ini menjadi lebih menarik dan memudahkan wanita mendapatkan orgasmenya? Berikut ini lima variasi posisi seks misionaris:

1. Penyesuaian

Terapis seks Ian Kerner, Ph.D., mengatakan misionaris klasik bukanlah posisi yang membuat klitoris terstimulasi dengan intens, namun dengan satu penyesuaian mudah, semuanya bisa berubah. Penyesuaian itu adalah dengan teknik C.A.T. (Coital Alignment Technique). Saat melakukannya Minta pasangan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Secara ilmiah hal ini terbukti meningkatkan kenikmatan. Dalam Journal of Sex and Marital Therapy dikatakan, dengan posisi CAT, kemungkinan wanita meraih orgasmenya meningkat 50%.

2. Lebih Dalam

Ketika pasangan berada di atas angkat lutut hingga menyentuh dadanya. Agar penetrasi pasangan lebih dalam dan Anda tetap seimbang, pegang area paha. "Dengan cara ini, Mr Happy pasangan langsung mengarah ke serviks, sehingga untuk wanita sensasi yang dirasakan lebih memuaskan," ujar Sadie Allison, D.H.S., penulis Ride'Em Cowgirl.

3. Kontrol Situasi

Misionaris identik dengan posisi yang membuat wanita pasrah sementara si pria mengontrol ritme bercinta dari atas. Sebenarnya kondisi tersebut bisa diubah. Para istri bisa mengontrol ritme bercinta dengan menempatkan salah satu kaki di pundaknya, sedangkan kaki satunya tetap berada di tempat tidur. Dengan ritme sesuai keinginan, Anda bisa bergantian menempatkan posisi kedua kaki tersebut. "Gerakan naik turun ini menimbulkan sensasi nikmat di area G-spot," kata Ian Kerner

4. Gunakan Alat Bantuan


Bantuan yang dimaksud di poin kedua ini bisa vibrator atau tangan Anda sendiri. Vibrator tersebut bisa digunakan agar klitoris wanita tetap terstimulasi. "Trojan dan perusahaan kondom lainnya pasti merilis vibrator cincin. Alat ini berupa cincin plastik kecil yang ditaruh di pangkal paling bawah penis dan biasanya memiliki getaran yang kecil. Sudah banyak yang sukses dengan alat ini," ujar Sex Therapist Ian Kerner.

5. Planking

Anda pernah mendengar tren plangking? Untuk yang belum paham, plangking adalah aktivitas yang mengharuskan pelakunya berbaring tengkurap dengan tangan sejajar di atas obyek yang unik, aneh ataupun berbahaya. Aktivitas planking yang sedang trend ini ternyata bisa juga diterapkan saat bercinta dan menimbulkan sensasi Miss V lebih rapat.

Untuk bercinta dengan posisi planking ini, Anda berbaring seperti akan melakukan posisi misionaris. Lalu, pastikan kedua kaki tertutup rapat. Usahakan Anda sudah cukup memiliki cairan lubrikasi saat si dia mulai melakukan penetrasi. Posisi ini membuat Miss V lebih rapat untuk Mr Happy pria. (ez/ks)

solusipria.com

Tips Foreplay dan Posisi Bercinta Terbaik di Malam Pertama

Written By Klinik Sehati on Thursday, 13 November 2014 | 05:40

tips malam pertama
Tips di malam pertama
Malam pertama menjadi momen yang dinantikan pasangan pengantin baru. Perasaan antusias sekaligus deg-degan bisa melanda, khususnya untuk wanita. Wanita khawatir merasakan sakit, seperti cerita yang selama ini banyak didengar. Bagaimana agar pengantin baru tak dilanda kekhawatiran saat bercinta di malam pertama?

Dokter kandungan yang juga seksolog, dr. Prima Progestian menyarankan lakukan persiapan mental agar Anda dan suami lebih siap menjalani malam pertama. Persiapan mental ini penting karena ketika hati tenang dan Anda serta suami merasa rileks, bercinta bisa jadi momen yang tak terlupakan.

Rangsangan yang cukup

Selain mempersiapkan mental, Anda juga harus memastikan mendapatkan rangsangan yang cukup dari pasangan saat foreplay. Rangsangan ini penting agar Miss. V tidak kering.

"Selama ada arousal, lubrikasi cukup, mungkin malah nggak sakit. Bisa juga sama sekali nggak sakit karena memang cukup lubrikasinya," jelas dr. Prima yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah itu saat berbincang dengan penulis Rabu (12/11/2014).

Wanita sebaiknya juga jangan percaya dengan mitos yang mengatakan malam pertama harus sakit. Mitos tersebut bisa membuat mereka ketakutan sehingga berdampak pada fisik mereka. "Terjadi kekakuan (pada Miss. V), vaginismus, peneterasi jadi sulit dan malah sakit beneran," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Selama pasangan sudah mendapatkan foreplay yang cukup sehingga mendapatkan rangsangan dan cairan lubrikasi diproduksi, bercinta tidak akan sesakit yang dibayangkan. Selain foreplay, posisi seks juga perlu diperhatikan saat bercinta di malam pertama.

Misionaris atau Woman on Top

Dr. Prima mengatakan sebenarnya semua posisi bercinta dapat dilakukan oleh pengantin baru. Namun biasanya posisi yang paling standar dan bisa dicoba untuk dilakukan adalah misionaris

"Kalau berbicara budaya timur, lebih cenderung wanitanya ke arah yang pasif, menunggu saja. Jadi posisi misionaris lebih umum," ujar dokter yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah, Jakarta Selatan itu saat berbincang dengan penulis beberapa waktu lalu.

Ketika bercinta dengan posisi misionaris berarti suami yang akan memegang kendali. Dia yang akan membimbing Anda hingga penetrasi terjadi. Meski suami mengontrol, bukan berarti Anda harus pasrah. Berikan reaksi jika memang apa yang dilakukannya menyakitkannya, misalnya dengan memintanya lebih perlahan.

Selain misionaris, posisi woman on top, menurut dr. Prima juga bisa menjadi pilihan untuk malam pertama. Posisi ini cocok untuk Anda yang memang sudah tahu apa yang harus dilakukan.

"Wanita bisa mengontrol rasa sakit. Misalkan kalau sakit, berarti dia pelan-pelan, lama-lama melebar sendiri," jelas dokter yang cukup aktif di Twitter itu. (ek/wlp)

solusipria.com

Posisi Bercinta Favorit Berpengaruh Dalam Hubungan Anda

Written By Klinik Sehati on Saturday, 7 June 2014 | 09:28

posisi bercinta
Posisi bercinta favorit
Kehidupan seks yang terjalin secara sehat sangat penting bagi suatu pernikahan. Apa yang Anda lakukan di kamar tidur sebenarnya sangat berpengaruh terhadap jalinan hubungan suami istri. Dari apa yang diucapkan di dalam kamar tidur sampai bagaimana Anda merasa nyaman antara satu sama lain, serta apa yang terjadi selama di kamar tidur, adalah cerminan paling tepat dari dinamika pernikahan Anda.

Beberapa pakar seks dunia berbagi hasil penelitian terbaru yang menyimpulkan bahwa posisi favorit bercinta dapat menentukan karakter sebuah pernikahan dan keharmonisan rumah tangga.

Missionary
 
Pasangan suami istri mana pun, pasti mengenal posisi ini sebelumnya. Posisi ini disebut-sebut sebagai posisi klasik bagi pasangan suami istri. Jika posisi missionary  adalah favorit, maka posisi ini bisa menjelaskan karakter pernikahan secara mudah dalam satu kalimat.

"Pernikahan bagi Anda (yang menyukai posisi ini) adalah rutinitas yang memberikan rasa nyaman dan aman, namun terkadang menjadi hal yang biasa dan cenderung membosankan," ujar pakar seks bersertifikat, Nikki Ransom Alfred, memperingatkan.

Tapi jangan khawatir, saran Alfred, cara Anda mencintai pasangan akan semakin dalam setiap tahunnya. Yang diperlukan adalah sedikit variasi, semangat, dan spontanitas dalam hidup. Dan, tempat termudah mencoba hal baru adalah di kamar tidur.

Woman on Top 

Jika posisi ini adalah favorit Anda dan pasangan, tandannya pernikahan kalian diisi dengan rasa saling mencintai, saling mengerti, dan percaya satu sama lain yang bernuansa eksploratif.

“Pernikahan Anda akan dipenuhi rasa kompromi dan kepercayaan. Anda tahu secara pasti mengenai tubuh pasangan Anda, dan apa yang membuatnya nyaman saat melakukan hubungan seksual. Suami pun sangat memahami apa yang menjadi kesukaan Anda saat menyentuhnya dengan tangan," ujar Stacy Rybchin dari My Secret Luxury. Secara umum, tambahnya, ini adalah pernikahan di mana satu sama lain saling berbagi tanggung jawab dan kewajiban.

Doggy Style
 
Posisi bercinta ini sering disebut egois karena hanya mementingkan kepuasan pria. Namun, Alfred mengatakan lain, bahwa menurutnya pengalaman dan kesenangan adalah gambaran karakter dari pernikahan yang dijalani. Pasangan tersebut juga dikelilingi rasa saling melengkapi dan memberikan rasa nyaman saat bertukar kesenangan.

“Istri secara ekstrem terbuka terhadap kesukaan suami, dan jujur mengenai segalanya dalam hidup, tidak hanya soal seks,” ujar Alfred menambahkan.

Spooning 

Meyakini ini adalah posisi favorit, Anda mungkin harus memberikan perhatian lebih terhadap keharmonisan rumah tangga. Posisi menyamping di mana pria berada di belakang Anda ini menurut Rybchin, merupakan karakter pasangan yang menyukai keintiman dan kedekatan fisik satu sama lain. Secara luar biasa, satu sama lain saling terkoneksi secara dalam dan emosional.

Quickie
 
Dikelilingi sejumlah rutinitas padat, namun selalu menyempatkan waktu untuk melakukan hubungan seks sebelum anak-anak bangun tidur, dan berangkat ke kantor. Itulah alasan pasangan yang kerap melakukan quickie sex.  Karakter ini menggambarkan pernikahan yang menggebu-gebu, menyukai segala sesuatu yang bersifat super spontan, dan bergairah.

Kesulitannya adalah jika pasangan ini tidak saling bertemu satu sama lain dalam jangka waktu yang lama. Masing-masing tentu akan merasa kehilangan. (sp/nv)

solusipria.com

Kelebihan dan Kekurangan 4 Posisi Bercinta Klasik

Written By Klinik Sehati on Monday, 5 May 2014 | 06:43

posisi seks klasik
Posisi seks klasik
Ada empat posisi bercinta paling klasik dan umum dilakukan pasangan. Masing-masing punya kelebihan sendiri untuk meningkatkan kualitas seks, tapi setiap posisi juga ada kekurangannya. Manakah yang paling sesuai dengan Anda dan pasangan? Simak uraiannya, seperti yang dikutip dari So Feminine.

1. Misionaris

Posisi ini diciptakan bagi pasangan yang ingin seluruh tubuhnya berdekatan satu sama lain; pengantin baru yang tidak ingin merusak malam pertama; ingin merasakan sensualitas cinta tanpa harus menghabiskan banyak tenaga. Misionaris ideal untuk mengatur ritme bercinta; dengan penetrasi seks yang cepat maupun lambat.

Kelebihan : Misionaris adalah posisi seks yang paling umum dan menggambarkan hubungan fisik yang paling klasik di antara pasangan. Pria lebih banyak berinisiatif sementara 'lawan mainnya' cukup mengikuti saja. Posisi ini membuat pria merasa jantan, pasangan bisa saling bertatapan dan mendaratkan ciuman mesra saat bercinta.

Kekurangan: Sebenarnya tidak ada masalah dengan posisi misionaris, tapi jika selalu dilakukan setiap bercinta, bisa menimbulkan kebosanan. Selain itu bagi pria yang mengalami ejakulasi dini, gaya bercinta ini bisa memperparah keadaan. Posisi ini membuat wanita cenderung pasif saat bercinta, jika dilakukan terlalu sering dan tidak bereksperimen, bisa kehilangan kenikmatan dan kesenangan.

2. Doggy Style

Gaya ini sesuai untuk quicky sex di pagi hari, ketika Anda tidak sempat gosok gigi dan napas berbau tak sedap. Doggy style juga cocok bagi pasangan yang kurang menyukai terlalu banyak kontak fisik, tidak perlu memandang pasangannya saat bercinta dan wanita hamil.

Kelebihan : Tangan pasangan bisa bebas menyentuh tubuh Anda. Selain itu, posisi ini bagus untuk melatih otot sehingga manfaatnya bisa seperti olahraga.

Kekurangan: Jika Anda tipe yang romantis, doggy style mungkin bukan pilihan karena gaya ini sedikit menyerupai aktivitas seks binatang. Juga karena tidak saling menatap, orang yang mengharapkan keintiman emosional jadi merasa agak kesepian. Masalah yang paling sering dikeluhkan, kadang wanita merasakan sakit karena penetrasi seks yang terlalu dalam.

3. Woman On Top

Bagi wanita yang ingin mengganti ritme seks, maka woman on top adalah posisi yang tepat. Gaya ini cocok bagi wanita yang ingin memiliki kontrol dan dominasi saat bercinta tapi tetap ingin mendapat perhatian dari pasangannya.

Kelebihan : Pria suka jika sesekali wanita yang memegang kontrol dalam bercinta dan menerima 'servis' dari pasangannya tanpa harus berusaha keras. Posisi ini juga baik untuk pria yang ejakulasi terlalu cepat. Posisi wanita yang berada di atas bisa memperlambat orgasme pada pria tanpa mengurangi kenikmatannya.

Kekurangan: Pada beberapa pria, posisi ini membuat mereka gugup karena tidak terbiasa melihat pasangannya yang mengendalikan aktivitas seks. Selain itu, beberapa wanita kadang kurang punya inisiatif; apa yang harus mereka lakukan saat diberi kesempatan untuk 'memimpin'? Wanita lainnya tidak suka posisi ini karena membutuhkan usaha dan tenaga ekstra. Jika ingin mencoba woman on top, rajinlah olahraga dan latihan bersama pasangan.

4. Spooning

Pasangan yang tidak terlalu suka gerakan 'akrobatik' atau terlalu lelah tapi tetap ingin berhubungan seks, bisa memilih spooning untuk posisi bercinta. Tak perlu menggunakan banyak tenaga, tapi menghasilkan penetrasi yang lebih dalam.

Kelebihan : Dengan posisi ini, Anda bisa bercinta dengan santai; otot tidak tegang dan sakit. Hal itu karena keduanya bisa bebas saling membelai lembut tubuh pasangan. Posisi spooning juga membuat wanita merasa istimewa karena saat pasangan memeluk dari belakang, dia merasa terlindungi dan dicintai. Tak hanya itu, dengan posisi ini, pria pun bisa jadi lebih bebas menyentuh seluruh tubuh pasangan.

Kekurangan: Ritme seks pada gaya spooning cenderung pelan dan santai, jadi kurang cocok bagi pasangan yang sibuk dan memerlukan waktu cepat untuk bercinta. Selain itu karena posisi wanita yang membelakangi pria, tidak terjadi kontak mata dan bisa menimbulkan kecurigaan apa yang sebenarnya dipikirkan pasangannya saat bercinta. (rh/wlp)

solusipria.com

5 Posisi Bercinta Pilihan Bagi Pemula yang Takkan Terlupakan

Written By Klinik Sehati on Sunday, 27 April 2014 | 00:15

posisi bercinta pemula
Posisi bercinta pemula
Pengalaman pertama bisa jadi adalah pengalaman yang spesial bagi Anda. Termasuk dalam hal bercinta. Bayangkan, jika ini adalah kali pertamanya Anda bercinta dengan suami Anda, orang yang akhirnya Anda pilih untuk menemani hidup Anda. Anda tentunya ingin mendapatkan pengalaman yang terlupakan, bukan?

Lupakan kekhawatiran Anda akan kegagalan di saat pertama ini. Dilansir dari idiva.com, berikut 5 posisi bercinta pilihan bagi para pemula. Be wild, Ladies!

1. Man on Top

Jika Anda baru pertama kali bercinta, disarankan untuk melakukannya dengan perlahan. Jangan terburu-buru dan biarkan semuanya berjalan dengan sensual. Tak masalah jika Anda menghabiskan waktu yang sedikit lebih lama untuk foreplay. Jika Anda sudah siap, rebahkan tubuh Anda dan naikkan kaki Anda. Biarkan pasangan melanjutkan setelahnya. Bergeraklah mengikuti irama dan Anda akan merasakan malam terindah dalam hidup Anda.

2. Balerina

Seperti posisi sendok, posisi bercinta ini sangat intim karena pasangan akan memeluk tubuh Anda sepanjang bercinta. Berbaring lah di sampingnya dan angkatlah kaki Anda. Biarkan pasangan memasuki tubuh Anda dan bergeraklah perlahan seperti gerakan gemulai balerina. Indah dan tak akan terlupakan.

3. The Soft Rock

Berbaringlah menghadap pasangan Anda. Biarkan siku pasangan bertumpu di kasur. Mintalah pasangan untuk menahan beban tubuhnya pada tubuh Anda. (Catatan: Posisi ini hanya cocok jika Anda mampu menahan beban berat pasangan Anda ya, Ladies).

4. The Dragon

Berbaringlah menggunakan perut Anda dan bukalah kaki Anda. Letakkan sebuah bantal di bawah perut dan biarkan pasangan Anda berbaring di atas punggung Anda. Posisi ini mengutamakan irama bergerak antara Anda dan pasangan. Dijamin, Anda akan merasakan malam terpanas dalam hidup Anda.

5. On TheEdge

Duduk lah dalam pelukan pasangan Anda. Letakkan tangan Anda di bahunya dan biarkan punggung pasangan bersandar di tumpukan bantal. Berlutut lah di depannya dan biarkan pasangan memasuki diri Anda. Pertahankan posisi Anda dengan berpegangan pada bantal di belakang kepala pasangan. (hr/wlp)

solusipria.com

Ini Bahaya Kesehatannya Jika Sering Melakukan Seks Anal

Written By Klinik Sehati on Monday, 21 April 2014 | 08:22

bahaya seks anal
Bahaya seks anal
Anus atau dubur merupakan jalur pembuangan kotoran dari dalam tubuh. Organ ini juga kerap digunakan sebagai pengganti vagina dalam variasi seksual atau disebut dengan seks anal. Tapi secara kesehatan, seks anal justru membahayakan.

Menurut dr AndriWanananda, MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Taruman, seks anal adalah satu gaya bercinta yang mengundang risiko, meskipun ada yang mengatakan seks anal menggunakan kondom dapat mencegah penyakit menular seksual.

"Bagaimana pun, dubur tidak dirancang untuk sanggama, sehingga masalah kesehatan bisa saja timbul. Sehingga bisa dikatakan seks anal hanyalah untuk pemenuhan fantasi dan variasi seksual saja, tapi sulit mengatakan ada manfaatnya," tambahnya.

Alih-alih memberi manfaat, dr Andri justru mengatakan bahwa seks anal dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Bahaya kesehatan yang muncul pada seks anal antara lain:

1. Rasa sakit dan rasa tidak nyaman pada dubur
Bila dibandingkan vagina, struktur dubur jauh lebih ketat. Bila pria memberikan tekanan yang kuat saat melakukan hubungan seks pada dubur, maka hal tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri, sakit, tidak nyaman atau bahkan lecet hingga menyebabkan sakit saat buang air besar.

2. Tak ada pelumasan atau lubrikasi di dubur
Tidak seperti organ reproduksi wanita atau vagina yang diciptakan untuk dapat melubrikasi dirinya sendiri saat merasa terangsang, pada dubur hal tersebut tidak terjadi. Ini juga dapat menyebabkan hubungan seks anal semakin menyakitkan.

"Masalahnya, dinding anus tidak bisa mengalami lubrikasi (pelendiran) seperti dinding vagina. Dengan demikian, dinding anus rentan terhadap iritasi, peradangan dan infeksi," tutur dr Andri.

3. Mudah menyebarkan penyakit menular seksual
Kebanyakan orang enggan menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks anal. Inilah yang menjadi pemicu tingginya penularan penyakit menular seksual (PMS) dari hubungan seks anal.

PMS yang bisa menular melalui hubungan seks anal antara lain human immunodeficiency virus (HIV), human papilloma virus (HPV) yang dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker dubur, kanker penis, hepatitis A dan C, chlamydia, gonorrhea (kencing nanah) dan herpes.

4. Tertular virus dan bakteri berbahaya
Kurangnya pelumasan pada hubungan seks anal bisa menyebabkan lecet pada penis dan mukosa dubur, sehingga mudah menularkan virus. Selain penyakit menular seksual, hubungan seks anal juga dapat menularkan virus dan bakteri tertentu, seperti Escherichia coli (E. coli).

Penularan bakteri ini dapat menyebabkan yang ringan dan parah seperti gastroenteritis (penyakit infeksi usus yang sangat menular). Beberapa strain E. coli (E. coli uropathic) juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, mulai dari cystitis (radang kandung kemih) hingga pielonefritis (infeksi ginjal serius akibat bakteri). (kw/wlp)

solusipria.com

4 Posisi Bercinta Kamasutra Sesuai Berat dan Ukuran Badan

Written By Klinik Sehati on Thursday, 17 April 2014 | 10:10

posisi kamasutra
Posisi bercinta kamasutra
Ada banyak posisi bercinta Kamasutra yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kehidupan seks. Dari banyak posisi itu, ada yang bisa diterapkan jika Anda dan pasangan punya masalah dengan perbedaan berat tubuh.

Berat tubuh yang terlalu berbeda jauh, bagi beberapa pasangan memang bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat bercinta. Perlu trik tersendiri agar pasangan tetap bisa menikmati aktivitas keintiman tersebut saat salah satu pasangannya lebih gemuk atau malah terlalu kurus.

Berikut ini empat posisi bercinta Kamasutra sesuai berat badan seperti dikutip dari Times of India:

1. Anda dan pasangan sama-sama memiliki kelebihan berat badan.
 
Untuk pasangan dengan kondisi pertama ini, posisi yang bisa dicoba adalah wanita berbaring dan menekuk kedua kakinya, sementara pria berdiri di antara kedua kaki saat melakukan penetrasi. Saat bercinta pria juga perlu mengangkat kedua kaki pasangannya sedikit. Posisi lainnya yang juga bisa dilakukan adalah doggy style.

2. Anda memiliki berat badan berlebih, sedangkan pasangan berat badannya ideal.
Posisi yang pas untuk kondisi kedua ini adalah pasangan sama-sama berdiri, kemudian pria mengangkat salah satu kaki pasangannya hingga setinggi dada atau semampunya. Perlahan pria melakukan penetrasi sembari memegang salah satu kaki yang terangkat itu. Posisi lainnya yang dapat dicoba adalah minta pasangan berdiri di depan Anda, sementara Anda berbaring. Biarkan kaki Anda menjuntai di pinggir tempat tidur lalu si dia akan mengangkatnya tinggi. Posisi tersebut biasa disebut posisi kupu-kupu.

3. Anda memiliki berat badan ideal, sementara pasangan overweight.
Untuk kondisi ketiga ini, posisi yang ideal adalah pasangan berbaring dengan kaki ditekuk, sedangkan Anda dengan setengah jongkok berada di atas pasangan namun dalam posisi membelakanginya. Posisi ini bisa disebut juga reversed cowgirl.

4. Anda dan pasangan memiliki tinggi badan yang berbeda.
Posisi yang ideal adalah posisi sendok atau spooning. Posisi ini sebenarnya juga cocok untuk semua tipe tubuh. Dengan posisi ini pasangan yang ada di belakang Anda, bisa dengan bebas menyentuh bagian intim Anda, mulai dari mencium leher, meraba bagian dada, hingga klitoris.

Meski telah mengetahui keempat posisi di atas, yang paling penting diketahui adalah, tidak ada aturan baku dalam bercinta. Biarkan Anda dan pasangan berimajinasi atau melakukan posisi seks yang memang membuat nyaman. (ek/wlp)

solusipria.com

4 Posisi Pilihan untuk Kepuasan Bercinta di Pagi Hari

Written By Klinik Sehati on Sunday, 13 April 2014 | 10:56

posisi bercinta
Posisi brercinta di pagi hari
Bercinta biasa dilakukan ketika malam hari sebelum pergi tidur. Namun, mengajak pasangan berhubungan intim di pagi hari bisa meningkatkan mood Anda dan pasangan seharian.

Kebanyakan pria umumnya bangun tidur dengan ukuran Mr Happy yang lebih besar karena sirkulasi darah ke organ tersebut lebih lancar ketika semalaman dia tidur. Hal itu menyebabkan gairah seks pria menjadi lebih tinggi.

Salah satu penyebab libido pria meninggi saat bangun tidur karena hormon testosteron meningkat. "Testosteron merupakan kontributor utama dalam memunculkan hasrat seksual pada pria," jelas Harry Fisch, MD, penulis 'Size Matters'.

Anda bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum melakukan aksi intim dengan pasangan. Pergilah ke kamar mandi untuk membersihkan wajah, menggosok gigi, serta merapikan rambut. Kemudian, pilih posisi-posisi yang tepat agar tingkat kepuasan Anda dan pasangan bisa maksimal. Seperti apa posisi yang pas dilakukan pada pagi hari? Ini dia seperti dilansir dari Your Tango.

1. Spooning
Spooning adalah posisi ideal untuk bercinta pada pagi hari. Anda akan merasa nyaman dan 'panas' ketika tubuh kalian berbaring berdekatan sambil berpelukan. Posisi ini membuat suami merasa unggul karena bisa mengendalikan permainan. Anda bisa memutar tubuh untuk menciumnya agar gairah makin meningkat. Posisi spooning akan memenuhi kebutuhan seks pasangan sekaligus mendapatkan kenikmatan tanpa harus banyak berusaha.

2. Reverse Cowgirl
Pria suka posisi seperti ini. Anda bisa lakukan pada pagi hari untuk menggapai kepuasan yang maksimal. Hampir mirip dengan woman on top, hanya saja si wanita yang memegang kendali menghadap ke belakang, ke arah kaki bukan wajah pria. Posisi ini akan membuat Anda mengendalikan permainan untuk mengatur kedalaman serta kecepatan penetrasi.

3. Missionaris dengan Kaki di Pundak
Posisi missionaris dengan kaki di pundak akan membuat bercinta semakin 'panas'. Hal ini memungkinkan penetrasi lebih dalam serta menunjukkan ekspresi keseksian Anda yang mampu menggoda pasangan.

4. Shower Seks
Menikmati bercinta di bawah pancuran air akan meningkatkan kualitas seks Anda. Posisi ini dilakukan berdiri di atas satu kaki sementara kaki yang lainnya melingkari pinggang pasangan. Sentuhan tersebut bisa membuat pasangan semakin melayang. Sebagai penutup yang manis, Anda bisa akhiri aksi ini dengan memandikan pasangan. (aln/fer)

solusipria.com

Hati-hati, 4 Gaya Bercinta Ini Berisiko Menimbulkan Cedera

Written By Klinik Sehati on Monday, 7 April 2014 | 10:47

gaya bercita berisiko
Gaya bercinta berisiko
Layaknya olahraga, rutinitas bercinta jika tak dilakukan dengan hati-hati juga bisa membuat suami atau istri mengalami cedera. Salah satu yang membuat Anda berisiko cedera yakni posisi tubuh Anda berdua.

Menurut peneliti di Indiana University dan Penulis 'Great in Bed', Debby Herbenick, Ph.D, cedera saat bercinta bisa dikarenakan pijakan atau tempat berhubungan intim. Nah, dikutip dari Men's Health, Sabtu (5/4/2014), ini dia beberapa gaya bercinta yang berisiko menimbulkan cedera:

1. The Eager Chef

Posisi ini di mana pria berdiri jinjit dengan si dia duduk di meja di depan Anda. Pengajar seksualitas dan psikologi manusia di Harvard University, Justin Lehmiller, Ph.D mengatakan jika pasangan duduk di meja sedangkan Anda berjinjit, Anda bisa kehilangan keseimbangan.

"Penis bisa terantuk sisi meja apalagi Anda tidak menyadari seberapa besar kekuatan betis Anda untuk menyangga tubuh ketika berjinjit selama berhubungan intim. Hal ini berisiko fraktur penis pada pria," kata Lehmiller.

2. The Over-Exuberant Swiss Ball Blitz

Di sini, wanita telentang dan pria bebas melakukan penetrasi. Herbenick menekankan, dengan posisi ini, pria bisa terlalu terlena hingga ia tak sadar terlalu cepat menggerakkan penisnya saat melakukan penetrasi.

Sebaliknya, ketika bercinta di dalam mobil di mana wanita duduk di pangkuan Anda, Anda justru tidak memiliki kontrol terhadap gerakan si dia. Sehingga, penis akan mudah 'menyelinap' keluar dan bisa berisiko fraktur penis.

3. The cowgirl and lean back

Posisi di mana Anda berbaring dan wanita duduk di atas tubuh Anda kemudian ia lah yang memegang kendali. Seperti halnya lutut atau siku, studi dari University of California, San Francisco menemukan bahwa hiperekstensi (gerakan aktif atau pasif yang bisa membuat persendian meregang) bisa menyebabkan penyakit peyroine.

Oleh karena itu, Herbencik mengatakan jika penis terasa tertarik-tarik atau berbenturan dengan dinding vagina terlalu kencang saat penetrasi, hubungan seks Anda sudah terlalu ekstrem.

4. The Pogo Stick

Anggap saja posisi ini sebagai misionaris berdiri. Anda memegang semua berat badannya dan saat melakukan penterasi, posisi tubuh pun agak membungkuk ke belakang. Terkadang, Anda juga bisa melakukan gerakan naik turun untuk memperdalam penetrasi.

"Gaya akrobatik seperti ini lebih mungkin menyebabkan nyeri punggung. Belum lagi si wanita bisa berisiko jatuh ketika Anda kehilangan keseimbangan ketika memijakkan kaki," papar Herbenick. (rhs/dh)

solusipria.com

4 Posisi Bercinta yang Bisa Membuat Miss V Jadi Lebih Rapat

Written By Klinik Sehati on Thursday, 3 April 2014 | 08:24

posisi bercinta favorit
Posisi bercinta favorit
Melahirkan, usia dan terlalu sering berhubungan seksual adalah faktor utama yang bisa melonggarkan vagina wanita. Seorang wanita dengan vagina longgar cenderung mengalami masalah libido rendah. Penurunan libido tersebut terjadi karena si wanita kurang mendapatkan kepuasaan saat pasangannya melakukan penetrasi.

Beberapa wanita percaya metode bedah atau operasi dinilai cukup efektif dan cepat untuk merapatkan dan mengencangkan kembali vagina yang sudah longgar. Namun, metode ini harus mengeluarkan uang yang cukup banyak, sehingga tak banyak wanita bisa melakukannya.

Selain operasi, sebenarnya ada cara lain merapatkan vagina yang menyenangkan untuk dilakukan bersama pasangan. Cara tersebut adalah bercinta dengan posisi tertentu. Berikut ini empat posisi  bercinta tersebut seperti dikutip dari askdanandjennifer:

1. Misionaris dengan telapak kaki di dada pasangan

Untuk melakukan posisi bercinta ini, Anda bisa berbaring seperti layaknya posisi misionaris. Setelah itu, jangan lebarkan kedua kaki, tapi angkat kaki ke atas dan taruh di dada suami. Posisi ini akan membuat Miss V lebih rapat di sekitar Mr P.  Tak hanya itu, posisi tersebut memungkinkan suami melakukan penetrasi lebih dalam

Variasi lainnya dari posisi ini yang bisa membuat Miss V semakin rapat adalah dengan menyilangkan kedua pergelangan kaki sedekat mungkin ke paha. Kalau Anda tidak bisa sampai paha, hanya ke lutut, tidak masalah juga.

Dengan melakukan posisi tersebut, dinding Miss V bisa menjadi lebih dekat satu sama lain. Pria pun jadi lebih merasa puas karena Mr P nya seolah hanya bersentuhan dengan dinding Miss V Anda.

2. Posisi planking

Anda pernah mendengar tren planking? Untuk yang belum paham, planking adalah aktivitas yang mengharuskan pelakunya berbaring tengkurap dengan tangan sejajar di atas obyek yang unik, aneh ataupun berbahaya. Aktivitas itu saat ini tengah trend dilakukan anak muda. Nah, aktivitas planking yang sedang tren ini ternyata bisa juga diterapkan saat bercinta dan menimbulkan sensasi Miss V lebih rapat.

Untuk bercinta dengan posisi planking ini, Anda berbaring seperti akan melakukan posisi misionaris. Lalu, pastikan kedua kaki tertutup rapat. Usahakan Anda sudah cukup memiliki cairan lubrikasi saat si dia mulai melakukan penetrasi. Posisi ini membuat Miss V lebih rapat untuk Mr P pria.

Variasi lainnya dari posisi bercinta ala planking ini adalah doggy style. Pasangan bisa melakukan penetrasi seperti posisi doggy style, namun kedua kaki Anda tetap tertutup rapat. Posisi tersebut sensasinya sama menyenangkannya dengan posisi planking ala misionaris.

3. Posisi lotus

Saat melakukan posisi ini, minta pasangan duduk bersila di atas tempat dengan permukaan yang rata. Sementara Anda duduk di atasnya dengan kedua kaki di buka lebar. Dalam posisi bercinta ini, Anda harus aktif. Usahakan Mr P bisa penetrasi ke Miss V. Setelah penetrasi terjadi, lingkarkan kedua kaki di sekitar pinggang dan punggungnya.

Jangan kaget kalau saat melakukan penelitian ini, Anda dan dia tidak bisa terburu-buru. Hal itu karena Anda dan pasangan akan sulit bergerak dengan cepat.

Variasi lainnya dari posisi ini adalah dengan meminta pasangan meluruskan kedua kaki. Lalu Anda duduk di atas pasangan, namun jangan letakkan kaki seperti memeluk pinggangnya. Letakkan saja kedua kaki di atas tempat tidur. Posisi ini membuat Anda lebih erat lagi berpelukan dengan pasangan, ketimbang lotus. Sensasi yang ditimbulkan adalah Miss V Anda seolah memeluk Mr P lebih dalam.

4. Posisi berdiri

Saat melakukannya, Anda berdiri dengan bersandar di tembok. Usahakan posisi Anda lebih tinggi dari pasangan. Anda bisa menggunakan alat bantu seperti kursi. Posisi ini disukai pasangan karena dia bisa merasakan kedalaman Miss V Anda. (ez/ks)

solusipria.com

6 Posisi Seks Berbahaya, Bikin Sakit Punggung Hingga Cedera Penis

Written By Klinik Sehati on Thursday, 20 March 2014 | 10:43

posisi seks berbahaya
Posisi seks berbahaya
Salah satu cara mengatasi kebosanan dalam bercinta adalah mencoba posisi seks baru. Namun ada beberapa gaya bercinta yang sebaiknya tidak Anda coba, karena hanya akan menimbulkan rasa sakit baik pada pria maupun wanita. Ini dia posisi seks paling berisiko, seperti yang dirangkum dari berbagai sumber

1. The Stand and Carry

Posisi bercinta ini dilakukan dengan pria menggendong wanita dari depan. Posisi ini sebenarnya adalah posisi favorit banyak pasangan saat melakukan quickie. Permasalahan posisi ini terdapat pada beban. Terkadang berat wanita tidak seimbang dengan tenaga pria yang mengangkatnya sehingga dapat berisiko jatuh atau yang lebih parah lagi masalah di punggung pria.

2. Furniture

Posisi bercinta saat pria duduk bersimpuh dengan kedua lutut yang dibuka lebar. Sedangkan wanita terlentang di hadapan pria dengan kedua kaki wanita bertumpu pada bahu pria. Posisi ini dapat memberikan penetrasi yang dalam. Posisi ini dapat menghambat peredaran darah ke kaki karena syaraf-syaraf yang tertekan oleh beban tubuh. Pada posisi ini, kaki pasangan Anda akan sangat mudah kesemutan.

3. Lap Dance

Pria duduk di kursi dan memangku wanita sambil membelakangi pria. Sebenarnya lap dance merupakan posisi yang pas saat bercinta dalam keadaan hamil dengan posisi wanita membelakangi pria. Risikonya, paha dan pinggul pria bisa terasa sakit karena menahan beban berlebihan.

4. Pair of Thongs

Gaya ini dilakukan dalam posisi pria berdiri, sementara kaki wanita mengapit tubuh pria dengan kedua kakinya. Posisi tubuh wanita mendatar (posisi pria berada di antara kaki wanita pada sudut 90 derajat). Sang wanita harus menumpukan tubuhnya hanya pada satu tangan ke lantai.

Mungkin ini posisi bercinta yang cukup rumit dan diperlukan kekuatan serta ketahanan fisik. Gerakan penetrasi yang terlalu bersemangat dan dalam waktu lama, akan menyebabkan kelelahan dan dikhawatirkan otot tangan wanita melemah sehingga dia bisa terjatuh dan kepala serta tubuhnya terbentur lantai.

5. London Bridge

Pria melakukan gerakan kayang, lalu wanita duduk di atas paha atau pangkuannya. Tekanan berat badan wanita saat penetrasi bisa menimbulkan ketegangan yang simultan pada pergelangan tangan dan mata kaki pria. Dua bagian tubuh inilah yang paling berperan menahan hentakan tubuh wanita. Jika tangan atau mata kaki pria tergelincir ketika melakukan penetrasi, keduanya akan jatuh dan tubuh wanita akan menimpa alat vital pasangannya. Akibatnya, bisa terjadi cedera punggung dan tulang panggul yang serius, serta sakit pada penis dan bokong.

6. Incline Leg

Pria berbaring dengan kedua kaki menekuk ke atas dengan kemiringan 45 derajat. Kemudian wanita menempatkan tubuhnya di depan sang pria, di antara kedua kakinya. Dalam posisi mirip gerakan squat dan kedua telapak kaki berjinjit, wanita yang akan lebih aktif saat penetrasi. Posisi ini bisa menyebabkan penis pria tertekuk ke atas, melawan arah penis yang seharusnya. Hal ini tentu saja akan menyebabkan rasa sakit pada penis pria selama aktivitas seks berlangsung. (ht/wlp)

solusipria.com

Mengetahui Karakter Seks Wanita dari Posisi Bercinta Favoritnya

Written By Klinik Sehati on Thursday, 6 March 2014 | 09:58

posisi bercinta favorit
Posisi bercinta favorit
Bercinta menjadi bumbu utama dalam pernikahan. Setiap pasangan tentu memiliki posisi bercinta favorit saat berhubungan intim. Ternyata posisi tersebut bisa mengungkapkan karakter seks seseorang. Bagaimana karakter seks Anda? Berikut penjelasannya.

1. Missionary

Wanita yang menyukai posisi konvensional atau misionaris menandakan bahwa karakter seksnya sederhana. Ia menyukai hal-hal sederhana. "Dia bukan tipe wanita yang suka bereksperimen, ia juga bukan wanita yang liar di tempat tidur," tutur Stacy Rybchin dari My Secret Luxury, dikutip dari She Knows.

Wanita ini lebih bahagia bila selalu melakukan kontak mata dengan pasangan selama berhubungan intim. Ia juga ingin merasakan sebuah komunikasi yang intim dengan pasangannya. Pakar seks Delilah Taylor, menambahkan, posisi misionaris paling sering dipraktekkan oleh sebagian besar pasangan menikah.

"Beberapa orang menganggap ini merupakan posisi yang membosankan tapi ternyata posisi ini berguna untuk membuat hubungan lebin intim. Posisi misionaris juga membuat ikatan sensual Anda dan pasangan semakin dalam karena posisi ini lebih mementingkan kebahagiaan pasangan daripada diri sendiri, " ujar Delilah.

2. Women on Top

Menurut AASECT Certified Sexuality Educator, Charlie Glickman, Ph.D, woman on top merupakan posisi sempurna untuk seseorang yang senang bekerja. Wanita yang menyukai posisi ini memiliki karakter percaya diri dan merasa nyaman dengan bentuk tubuhnya.

"Wanita yang menyukainya berarti senang mengontrol sesuatu baik tindakan maupun pasangannya. Woman on top memungkinkan wanita untuk memutuskan kecepatan dan kedalaman saat berhubungan intim dan mereka tahu persis apa yang diinginkannya," ungkap Charlie.

3. Spooning

Wanita yang senang melakukan posisi ini berulang kali berarti ia senang dengan hal-hal romantis. Delilah menuturkan, wanita yang sangat menyukai posisi spooning memiliki karakter 'pasrah' dalam arti menyerahkan seluruh kebahagiaannya kepada pasangan. Ia senang bila bercinta dengan tenang, sensual, dan santai. Ia memberikan semua kendali 'permainan' kepada pasangannya.

4. Doggy Style

Wanita suka bercinta dengan posisi doggy style memiliki karakter seks liar. "Anda menikmati bersikap tunduk dan membiarkan pasangan bertindak seenaknya dengan diri Anda untuk meningkatkan gairah seks. Anda termasuk wanita yang 'nakal' di tempat tidur," jelas Certified Master Sex Expert Nikki Ransom-Alfred.

5. Reverse Cowgirl

Apa Anda menyukai reverse cowgirl, di mana wanita duduk di atas pria dan membelakanginya? Jika iya, mungkin Anda merupakan wanita yang benar-benar liar di atas tempat tidur. "Anda terbuka tentang seks, tidak takut untuk mengambil alih di tempat tidur. Anda tidak memikirkan tentang orgasme yang penting pasangan merasa puas dengan aksi Anda," kata Nikki.

Charlie menambahkan, posisi ini juga bisa meningkatkan gairah pria saat melihat keindahan bokong Anda. Tambahan cermin di depan Anda bisa membuat bercinta semakin 'panas'. (rhs/wlp)

solusipria.com

6 Posisi Bercinta Klasik yang Menjamin Kenikmatan Seks Anda

Written By Klinik Sehati on Tuesday, 25 February 2014 | 08:43

posisi bercinta klasik
Posisi bercinta klasik
Mencoba posisi bercinta baru perlu dilakukan sesekali agar aktivitas seks tidak membosankan. Berbagai posisi bercinta yang eksperimental dan menantang pun diciptakan mulai dari gaya seks lotus, gunting hingga sambil kayang dan mengombinasikan gerakan akrobatik. Tak jarang gaya bercinta baru itu justru menghilangkan gairah bercinta bahkan cedera.

Karena itu, gaya bercinta klasik tetap yang paling utama dan menjamin pasangan dapatkan kenikmatan seks sepenuhnya. Ini enam posisi seks klasik yang tidak akan pernah salah, seperti dikutip dari iDiva.

1. Misionaris

Posisi seks yang paling klasik dan umum, misionaris sesuai untuk wanita yang memang tidak ingin terlalu 'berusaha keras' saat bercinta dan lebih mengandalkan pria yang aktif. Misionaris juga gaya bercinta yang 'aman' untuk pengantin baru karena kemungkinan gagal atau seks jadi berantakan sangat kecil, dan bisa lebih tahan lama.

2. Doggy Style

Gaya bercinta ini memungkinkan pasangan melakukan penetrasi yang lebih dalam saat bercinta. Meskipun posisi ini terbilang 'liar' dan menantang, masih cukup aman dilakukan dan bisa dinikmati baik bagi Anda maupun pasangan.

3. Spooning

Gaya seks ini meningkatkan keintiman dan sensualitas pada kedua pasangan, karena posisi tubuh wanita yang berada di depan pria, sementara pria memeluknya dari belakang menimbulkan rasa hangat dan kasih sayang. Posisi ini juga sesuai ketika Anda maupun si dia sedang lelah tapi tetap ingin bermesraan

4. 69

Posisi yang sedikit tricky, tapi bisa memberi kenikmatan oral seks yang lebih maksimal. Cobalah saling berbaring menyamping. Posisi tersebut membuat Anda dan pasangan lebih mudah untuk bereksperimen. Anda misalnya, jadi lebih mudah melakukan gerakan oral yang disukainya. Si dia pun jadi bisa leluasa melakukan berbagai trik untuk menstimulasi Anda.

5. Berdiri

Memang sedikit tidak nyaman saat melakukannya, tapi posisi bercinta ini cocok jika Anda dan pasangan ingin melakukan quickie di pagi hari. Saat di dapur, belakang pintu atau kamar mandi. Posisi ini lebih mudah dilakukan jika tinggi badan kedua pasangan sama atau hampir mendekati. Agar stimulasi seks lebih menggairahkan, minta pasangan mengangkat pinggul Anda, sementara kedua kaki Anda memutari pinggangnya.

6. Cow Girl

Biasa juga disebut woman on top. Bagi Anda wanita yang suka memegang kendali, maka posisi seks ini sesuai untuk Anda. Pasangan hanya perlu berbaring sedangkan Anda duduk di atasnya. Gaya bercinta cowgirl memungkinkan wanita untuk mengatur posisi, kecepatan dan ritme bercinta sesuai keinginannya.  (hst/wlp)

solusipria.com

Variasi Posisi Seks Ini Juga Membuat Istri Terpuaskan di Ranjang

Written By Klinik Sehati on Wednesday, 19 February 2014 | 00:14

variasi posisi seks
Variasi posisi seks
Misionaris bisa jadi posisi bercinta favorit sebagian besar pasangan. Tapi jika posisi itu-itu saja yang digunakan, pastinya Anda akan merasa bosan bukan? Nah, untuk menghindari kebosanan itu, Anda juga bisa lho memvariasikan posisi di ranjang.

Dikutip dari Men's Health, Senin (17/2/2014) ini dia variasi posisi bercinta yang dijamin juga bisa membuat istri mencapai kepuasan di ranjang:

1. The Leg Wrap

Suami berlutut di belakang istri. Kemudian, minta istri untuk mengambil posisi serupa dengan kaki melingkari bagian bokong Anda. Posisi ini akan membuat pinggul istri lebih terbuka hingga Anda memiliki akses lebih untuk menjangkau klitorisnya.

Menurut pembawa acara program radio 'Sex With Emily', Emily Rose, leg wrap ini juga bisa Anda terapkan ketika menggunakan posisi menyendok.

2. The Deck Chair

"Posisi ini membuat stimulasi G-spot wanita yang lebih menakjubkan. Caranya, duduk dengan kaki lurus ke depan dan telapak tangan di belakang menumpu berat badan Anda. Saat ia duduk di pangkuan dan menghadap Anda. Biarkan ia meletakkan kakinya di atas bahu Anda sambil ia bertumpu pada tangannya di belakang," papar Morse.

Untuk sensasi yang lebih menggairahkan, selaraskan gerakan pinggul Anda berdua. Akan lebih baik jika si dia menempatkan bantal di bagian bawah belakang sebagai penahan sehingga stimulasi G-spot bisa optimal.

3. Crouching Dragon

Mulailah dengan posisi berdiri dan minta istri merangkul Anda menggunakan lengan dan kakinya. Anda bisa bertumpu pada dinding atau minta istri duduk di sisi tempat tidur. Setelah Anda 'terkunci' mulai angkat si dia dan ambil posisi agak membungkuk

"Seperti posisi bermain bisbol, Anda bisa memegang kendali penuh saat melakukan penetrasi. Jika lelah, Anda hanya perlu menurunkan lutut dan posisi bercinta pun berubah menjadi misionaris," kata Morse.

4. The Pile Driver

Mintalah istri untuk berbaring dan mengangkat kakinya sampai di atas bahu seperti ingin melakukan rol belakang. Lutut bisa ia tekuk sedikit. Akan lebih nyaman jika di punggungnya terdapat ganjalan bantal.

"Setelah itu, mulailah lakukan penetrasi. Usahakan untuk ambil posisi bersandar ke depan guna mencegah tarikan yang berlebihan pada pangkal penis yang bisa menyebabkan penyakit peyronie," jelas Morse. (rns/dh)

solusipria.com

Posisi Seks Klasik Jadi Lebih Menarik dengan 7 Trik Ini

Written By Klinik Sehati on Monday, 17 February 2014 | 07:46

posisi seks klasik
Posisi seks klasik
Posisi bercinta yang paling umum dilakukan adalah misionaris, doggy style dan woman on top. Ketika tiga posisi tersebut sering dilakukan, lama-lama pasangan bisa bosan. "Bosan merupakan salah satu keluhan yang paling sering diungkapkan pasangan dalam urusan seks," ujar pakar pendidikan seks Charlie Glickman, PhD.

Meskipun bosan, pasangan malas atau bahkan tidak tertarik mencoba yang lain. Kalaupun sudah mencoba, posisi baru tersebut terkadang membuat tidak nyaman karena sulit dilakukan. Ingin tetap bercinta dengan tiga posisi klasik yang sudah disebutkan di atas? Berikut ini tujuh trik agar tiga posisi seks klasik itu menjadi lebih menarik untuk dilakukan seperti dikutip Womans Day:

1. Doggy Style dengan Bertumpu Pada Siku

Saat melakukan posisi ini, yang umumnya terjadi adalah wanita menopang beban tubuhnya dengan tangannya, ketika pasangan melakukan penetrasi dari belakang. Sebagai variasi, cobalah menopang tubuh dengan siku. "Perubahan angle ini memudahkan suami melakukan penetrasi lebih dalam," ujar Dr. Glickman. Sebagai bonus, lengan Anda pun jadi tidak terlalu lelah karena harus menahan berat tubuh.

2. Doggy Style dengan Bantuan Scarf atau Belt

Cara lain untuk membuat posisi seks doggy style lebih menarik adalah dengan memakai benda yang tersedia di lemari pakaian Anda. Benda itu adalah scarf atau belt (ikat pinggang). Dr. Glickman menyarankan, taruh scarf atau belt tersebut di pinggang, seperti biasa Anda mengenakannya. Kemudian minta pasangan menarik kedua ujungnya sehingga Anda menjadi lebih dekat dengannya ketika penetrasi dilakukan. Pastikan pasangan tidak terlalu menarik dengan keras agar Anda tak sakit. "Menggunakan belt atau scarf bisa membuat pasangan menahan Anda lebih kuat sehingga penetrasi lebih dalam," ujar Dr. Glickman lagi.

3. Misionaris dengan Variasi

Pada posisi ini yang umumnya dilakukan pasangan adalah pria berada di atas wanita. Kini cobalah teknik yang dikenal dengan nama C.A.T. (Coital Alignment Technique). Saat melakukannya Minta pasangan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Secara ilmiah hal ini terbukti meningkatkan kenikmatan. Dalam Journal of Sex and Marital Therapy dikatakan, dengan posisi CAT, kemungkinan wanita meraih orgasmenya meningkat 50%

4. Woman on Top dengan Stimulasi Ekstra

Variasi dari posisi ini adalah saat pasangan berbaring dan Anda berada di atas, minta pasangan mengangkat lututnya ke atas. Ketika Anda mulai bergerak, tempatkan salah satu kaki di luar pahanya dan kaki yang satu lagi di antara kakinya. "Ini bisa membuat wanita mengontrol kedalaman penetrasi," ujar terapis seks dan psikolog Rachel Needle, PsyD.

5. Doggy Style dengan Kaki di Antara Pinggul Suami

Posisi ini memungkinkan pasangan melakukan penetrasi lebih dalam dan Anda mendapatkan orgasme yang lebih kuat. Variasi dari posisi doggy style yang bisa dicoba adalah saat

6. Woman on Top dengan Menyamping

Posisi yang umum dilakukan saat woman on top adalah wajah Anda berhadapan dengan wajahnya atau Anda membelakangi suami. Seorang terapis seks Ava Cadell, PhD, memberikan ide berbeda yaitu dengan melakukannya dari samping. Untuk menjaga keseimbangan, letakkan tangan di kedua tubuh pasangan, sementara kedua kaki berdiri di lantai. "Dengan posisi ini, Anda bisa bergerak bersisian selama mungkin, menciptakan sensasi tersendiri," ujar Dr. Cadell. Untuk menstimulasi seluruh Miss V, Anda bisa menurunkan panggul sehingga penetrasi pasangan lebih dalam.

7. Misionaris dengan Gerakan Yoga

Variasi posisi misionaris ini bisa dilakukan meskipun Anda masih pendatang baru dalam olahraga yoga. Namun posisi ini tidak disarankan dilakukan oleh ibu hamil atau yang punya masalah dengan sakit leher. Ketika melakukannya, Anda harus menaikkan kedua kaki ke atas. Pegang kaki tersebut dengan tangan Anda untuk mempertahankan keseimbangan. "Posisi ini membuat punggung lebih relaks, dan membuat paha dan pinggul lebih terbuka sehingga memungkinkan penetrasi pasangan lebih dalam," ujar Dr. Glickman.

solusipria.com

Amankah Bercinta Saat Hamil 8 Bulan?

Written By Klinik Sehati on Sunday, 9 February 2014 | 08:13

hamil 8 bulan
Seks saat kehamilan
Ketika hamil, wanita didera banyak keraguan dan kebingungan. Segala sesuatu yang biasanya dilakukan berubah menjadi hal yang kebenarannya dipertanyakan. Apakah aman melakukan kegiatan ini, itu, atau makan ini, itu? Hal lain yang sering menjadi pertanyaan adalah keselamatan bayi apabila ibu melakukan hubungan intim saat sedang hamil delapan bulan.

Namun sebenarnya banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa hubungan intim ketika kehamilan memasuki bulan ke-8 tetap aman dilakukan. Meski aman, harus diingat bahwa ibu harus menghindari hubungan seksual jika memiliki komplikasi medis seperti perdarahan, plasenta previa atau letak plasenta abnormal, rahim yang lemah, atau infeksi vagina.

Berikut adalah alasan mengapa bercinta pada kehamilan bulan kedelapan tetap aman dilakukan, sebagaimana dikutip dari Boldsky dan ditulis pada Selasa (28/1/2014). Dengan demikian, Anda bisa mengatakan "iya" untuk setiap ajakan suami.

1. Tidak mengakibatkan kelahiran prematur

Alasan utama mengapa wanita menghindari hubungan seksual ketika hamil delapan bulan adalah risiko terjadinya kelahiran prematur. Namun tak perlu khawatir berlebih. Selama tidak memiliki komplikasi medis, bercinta pada kehamilan bulan ke-8 tidak akan mengakibatkan bayi lahir prematur.

2. Tidak akan menyakiti bayi

Adalah anggapan umum di kalangan ibu hamil bahwa melakukan hubungan suami istri pada bulan delapan kehamilan dapat melukai bayi. Faktanya, bayi akan tetap aman di dalam rahim karena ada "dinding" alami yang melindungi jabang bayi.

3. Meningkatkan kesehatan emosional

Kondisi mental ibu memberikan dampak yang besar pada perkembangan mental bayi dalam rahim. Bercinta selama masa kehamilan dapat menjaga kesehatan mental. Dengan bercinta, masa-masa hamil akan terasa lebih ceria dan menyenangkan.

4. Meningkatkan ikatan dengan pasangan

Malam-malam yang hampa mungkin tidak dapat ditoleransi pasangan. Cinta dan perhatian kepada istri yang hamil terkadang membuat suami menahan keinginan untuk melakukan hubungan intim. Karena tidak menimbulkan masalah, jangan kecewakan pasangan dengan malam yang datar.

5. Mencapai puncak? Aman

Kontraksi yang mungkin dialami dalam kenikmatan klimaks bersifat ringan dan tidak akan melukai bayi. Bayi akan aman di dalam rahim karena ada lendir tebal yang menutup leher rahim, kantung ketuban, dan otot-otot kuat di sekitar rahim.

6. Melakukan dengan aman

Ungkapkan masalah yang dihadapi ketika bercinta pada pasangan. Sebisa mungkin, pilih posisi yang tidak terlalu menekan perut. Selain itu, cinta tidak selalu dinilai melalui hubungan fisik. Pijat kaki, pelukan, atau ciuman juga merupakan bukti cinta.

Sangat penting untuk mengetahui kondisi kehamilan yang menyebabkan hubungan intim menjadi tidak aman. Selalu berkonsultasi pada dokter untuk setiap masalah yang dihadapi. Jika kesehatan janin terganggu akibat hubungan intim selama kehamilan, sebaiknya hindari melakukannya. Namun jika kehamilan sehat, mengapa tidak? Nikmati momen-momen yang ada dan dapatkan kegembiraan baru. (mh/dh)


solusipria.com

7 Jenis Seks Agar Hubungan Anda dan Pasangan Selalu Intim

Written By Klinik Sehati on Sunday, 2 February 2014 | 06:30

jenis-jenis seks
Jenis-jenis seks
Seks yang menggebu-gebu mungkin hanya dialami pasangan pengantin baru, dan seiring dengan pertambahan usia, keintiman antar pasangan bisa jadi makin lama makin berkurang. Ketika ini terjadi, Anda harus tahu bagaimana menyemarakkan kehidupan ranjang Anda lagi.

Lagipula sejumlah studi mengungkap pasangan yang tak malu mencoba berbagai posisi atau variasi bercinta dilaporkan memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi terhadap hubungan dan lebih bebas mengekspresikan cinta mereka sehingga mereka tak pernah merasa bosan.

Seperti dirangkum Huffingtonpost, Rabu (29/1/2014), berikut 7 jenis seks yang harus dicoba agar kehidupan rumah tangga setiap pasangan selalu semarak.

1. Seks kilat

Ini adalah metode bercinta untuk pasangan yang tak punya banyak waktu. Misalnya seks oral sebelum berangkat kerja, petting di dalam mobil sambil menunggu jam nonton, memakai vibrator untuk mendapatkan orgasme tanpa perlu foreplay lama atau seks kilat sebelum berangkat ke acara tertentu.

2. Seks diam-diam

Kesenangan yang diperoleh dari seks semacam ini tentu tiada duanya karena ada kemungkinan ketahuan oleh orang lain seperti halnya makan 'buah terlarang'.

Misalnya seks diam-diam di kamar yang terkunci ketika anak-anak sedang menonton TV, seks diam-diam di kamar masa kecil Anda saat berkunjung ke rumah orang tua, mengunjungi pasangan di tempat kerja dan seks kilat dalam ruang kerja yang terkunci.

3. Seks romantis

Variasi bercinta yang satu ini membutuhkan banyak upaya ekstra, mulai dari mempersiapkan properti semacam lilin, makan malam romantis, kamar hotel dan dandanan yang tak seperti biasa. Biasanya dilakukan di hari ultah pernikahan, hari Valentine atau kapanpun ketika Anda ingin hubungan tak menjemukan.

4. Seks ala pengantin baru

Buatlah suasana kamar seperti malam pertama Anda dan suami/istri, dan perhatikan detailnya. Usahakan sama persis misalkan dari bunga yang disiapkan, atau kalimat yang diucapkan kepada pasangan.

5. Seks baikan

Ini adalah jenis seks yang biasa dilakukan setelah bertengkar atau beradu pendapat. Jangan lupa untuk saling memaafkan terlebih dulu, dengan begitu aktivitas bercinta Anda akan jadi ekstra lembut sekaligus penuh kenangan.

6. Seks santai

Seks semacam ini pas dilakukan di Sabtu/Minggu pagi atau hari libur, ketika Anda dan suami/istri tak punya kewajiban untuk bekerja dan hanya bermalasan. Sekalian sarapan di tempat tidur dan bercintalah selama apapun Anda mau. Tak ada tekanan dan tak perlu tergesa-gesa.

7. Seks fantasi

Seks ini biasanya dilakukan dengan bermain peran, seperti yang mereka fantasikan selama ini, misal antara perawat dan pasiennya, majikan dan budaknya, bintang film terkenal dan fans beratnya atau karakter kesukaan dari drama favorit berdua.

Lebih seru lagi jikalau Anda memanfaatkan properti seperti topeng, kostum atau mainan seks. (rls/dh)

solusipria.com

5 Posisi Seks Agar Wanita Mudah Orgasme Saat Bercinta

Written By Klinik Sehati on Friday, 31 January 2014 | 01:00

posisi bercinta misionaris
Posisi bercinta misionaris
Ada banyak posisi bercinta yang bisa dilakukan jika Anda dan pasangan ingin mendapatkan kehidupan seks memuaskan. Namun dari sekian banyak posisi, hanya beberapa yang bisa buat wanita merasakan orgasme.

Untuk melakukan posisi bercinta ini, Anda tidak seperti harus akrobat. Posisi tersebut bisa dilakukan dengan mudah dan memang dapat diaplikasikan dalam kehidupan seks Anda dan pasangan.
Berikut ini posisi-posisi bercinta tersebut, seperti dilansir Self Growth. 

1. Misionaris

Posisi bercinta ini memang selalu jadi favorit meskipun terlalu biasa dan sering dilakukan. Saat melakukannya, wanita bisa merasakan gairah yang luar biasa sekaligus berkreatifitas.  Anda bisa menyentuh rambut pasangan atau bagian tubuhnya yang lain.

2. C.A.T

C.A.T. merupakan kepanjangan dari Coital Alignment Technique. Minta pasangan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Dalam Journal of Sex and Marital Therapy dikatakan, dengan posisi CAT, kemungkinan wanita meraih orgasmenya meningkat 50%

3. Berdiri

Untuk bercinta dengan posisi berdiri, diperlukan koordinasi yang baik antara kekuatan dan keseimbangan tubuh. Posisi bercinta ini sebaiknya dilakukan saat Anda dan pasangan melakukan seks spontan dan quickie. Posisi ini memungkinkan pasangan melakukan penetrasi lebih dalam dan membuat Anda mencapai orgasme.

4. Spooning

Posisi berbaring membelakangi pasangan ini cukup menyenangkan dilakukan karena bukan hanya membuat si dia tidak bisa melihat kekurangan tubuh, tapi juga bisa membuat pasangan mudah menstimulasi klitoris. Menurut penelitian, 95% wanita yang mendapat stimulasi klitoris bisa mendapatkan orgasmenya.

5. Women On Top

Women On Top merupakan kebalikan dari posisi misionaris. Menurut pakar seks dan percintaan Michael Webb posisi inilah yang paling bisa membuat wanita mencapai orgasmenya. Dengan posisi wanita di atas, wanita jadi lebih mudah mengontrol G-spotnya. (rhl/dh)

solusipria.com
 
Support : Info Kesehatan Online - Klik Sehati
Copyright © 2014-2017. Klinik Seksologi.com - All Rights Reserved
Template Created by Mas Template
Proudly powered by Blogger